[pgp-title]
Kendaraan derek ialah kendaraan yang digunakan untuk menderek kendaraan yang mengalami kecelakaan lalu lintas sehingga tidak mampu untuk berjalan sendiri lagi atau terbalik, menderek kendaraan yang sedang mogok dan mengganggu kelancaran lalu lintas ataupun untuk menderek kendaraan yang melakukan pelanggaran parkir.
Sekarang ini sudah banyak sekali operasi derek liar yang melakukan pemerasan terhadap kendaraan yang mogok terpenting di jalan tol ataupun didaerah perkotaan lainnya, walaupun di Jalan Tol disediakan derek gratis yang disediakan oleh pengelola jalan tol, tetap saja ada pribadi-pribadi yang memiliki kendaraan beroda empat derek yang beroperasi secara liar yang membuat resah para pemakai jalan yang kendaraannya mogok.
Lelang PT. JBA Mobil Derek & Towing Harley Davidson Angkona 08112558880
Menderek kendaraan beroda empat mogok tidak bisa sembarangan, ada 3 metode menderek mobil yang benar. Merupakan derek kendaraan beroda empat teladan gendong, derek kendaraan beroda empat contoh tarik dengan alat, dan terakhir merupakan derek mobil dengan tali. Dari ketiga teladan derek kendaraan beroda empat mogok tersebut, terdapat kelebihan dan kekurangan masing-masing, berikut penjelasannya.
Lelang PT. JBA Mobil Derek & Towing Harley Davidson Angkona 08112558880
1.Derek mobil gendong ( paling aman )
Sistem pertama untuk derek kendaraan beroda empat yang mogok ke bengkel terdekat merupakan dengan derek contoh gendong. Disebut dengan derek mobil teladan gendong sebab mobil yang mogok seluruhnya akan diletakkan dan diikat pada bagian belakang mobil derek yang memang khusus dibuat supaya sebuah kendaraan beroda empat bisa diletakan pada komponen tersebut. Menarik kendaraan beroda empat yang mogok dengan teladan gendong ini yakni opsi dan alternatif derek mobil yang paling aman untuk diterapkan dari semua tipe derek kendaraan beroda empat yang ada. Pada derek figur gendong ini, mobil diletakan pada bak belakang kendaraan beroda empat derek yang sudah didesain khusus untuk membawa kendaraan beroda empat mogok. Pada posisi diatas, kendaraan beroda empat akan membisu sehingga tak ada komponen kendaraan beroda empat lainnya yang wajib berprofesi dan berputar dengan terpaksa. ini kan benar-benar berbeda jikalau kendaraan beroda empat diderek dengan mengaplikasikan metode ditarik.
2. Derek mobil figur tarik dengan alat ( kurang aman )
Sistem derek kendaraan beroda empat berikutnya yakni derek mobil contoh tarik dengan alat. Ada dua tipe alat pada figur derek kendaraan beroda empat seperti ini adalah menggunakan wheel dolly (trolly beroda) atau memakai crane model gantung.Derek kendaraan beroda empat model tarik dengan alat ini memiliki keamanan yang bisa dibilang kurang aman terutama pada model tarik yang hanya mengangkat sebagian ban. Khusus lagi bila petugas yang menderek tidak memandang macam mobil dan model yang diterapkan ketika akan menderek mobil. Untuk menarik kendaraan beroda empat berpengerak roda depan dengan derek contoh ini tentunya berbeda dengan cara menarik kendaraan beroda empat berpenggerak belakang. Belum lagi seandainya jenis transmisi yang digunakan yakni transmisi otomatis. Oleh karena itu, dikala menderek mobil dengan derek teladan seperti ini, selalu amati dengan benar posisi dan tata tertib-regulasi yang tertera pada buku panduan pemilik kendaraan.
3. Derek kendaraan beroda empat dengan tali ( tak di anjurkan )
Sistem derek kendaraan beroda empat figur terakhir yakni derek kendaraan beroda empat tarik dengan tali (Towing Rope). Derek mobil teladan ini yakni dengan mengikatkan kendaraan beroda empat yang mogok pada sebuah tali untuk ditarik dengan mobil lain.Teladan tarik seperti ini tak jarang digunakan ketika situasi amat terpaksa. Derek mobil teladan tarik dengan tali ini benar-benar tak dianjurkan, terpenting sekiranya dijalankan dengan orang yang kurang berpengalaman.
Hubungi Kami
Indonesia Towing
Email : info@indonesiatowing.com
Telp : 08112558880
Jl. Agrowisata No.56, Panggeran 8, Triharjo, Sleman, Kabupaten Sleman, Yogyakarta 55514